Gendewa

Gendewa

gendewa panahan jemparingan langenastro
Sumber : https://www.backstreetacademy.com/yogyakarta/1832/the-making-of-gendewa-traditional-javanese-archery

– Jual Gendewa Jemparingan untuk anak dan dewasa. Pak KRISbudi, Hp/WA. 0838.6768.4151

Toko : Jl. Suryowijayan 69a, pojokbeteng kulon, Yogyakarta 55142. Telp. (0274) 374 327

Jemparingan adl seni budaya panahan ASLI dari kasultanan Yogyakarta.
Dilakukan dlm POSISI duduk bersila (putri: timpuh), menggunakan GENDHEWA (gandhewo/busur) dan JEMPARING (anak-panah).

****

Untuk CENGKOLAK (pegangan busur/ riser) dari kayu keras, spt: Sonokeling, Asem, Nangka, Sawo, dll.

Barangkali ada yg mau buat sendiri, modelnya bebas, yg penting nyaman dipakai dan aman / tidak mudah patah.
Di pasaran, cengkolak mentah belum di-finishing harga UMUM berkisar Rp.200ribu.

Untuk LAR / sayapnya, dari bambu Petung yg TUA, dg jarak antar-ruasnya 65-70cm.

Mohon dihindari adanya ruas di tengah lar gendhewo kita, karena getas/mudah patah.
Setelah dipotong, harus di-angin2 biar kering dulu selama +- 4 bulan, baru bisa dibentuk jadi lar gendhewa.
👆ini salah-satu hal yg tidak diperhatikan o/ pengrajin.
Yg rugi si pemakai : lar belum lama dipakai sudah patah, melengkung tidak simetris, bambu twist/muntir -> laju jemparing jadi tdk ajeg, dll.

Kalau cengkolak (hayoo.. cengkolak apa ya?) BISA dibuat sendiri, untuk lar saya lebih (sangat) menyarankan untuk ndandak-ke saja.

Untuk diketahui, biaya buat lar baru cuma berkisar Rp. 200 ribu (sudah termasuk bambunya).

Gendhewo yg bagus, harganya berkisar Rp.400rb s/d 850ribu (beda Mpu – beda harganya).

Klo lebih murah dari itu, abaikan saja, biasanya cuma buatan pengrajin.
Klo lebih mahal dari itu, biasanya sudah tangan ke-2 (atau ke-3) 😁😁

***

JEMPARING / anak-panah untuk jemparingan, bahannya dari bambu; dg BEDOR / mata-panah dari baja, atau besi dibungkus plat-janur / kuningan.

Untuk pemula sebaiknya pakai jemparing yg biasa / koden saja. Panjangnya biarkan utuh spt saat beli (+- 70 cm)

Hal ini utk ngawekani, biasanya pemula masih belum ajeg kena sasaran. Jemparing klo nabrak tembok, atau ngga nyampai geber nabrak batu bisa patah.

Eman2 klo belajar jemparingan dg bambu-istimewa + harga ra umum. Klo patah bisa ‘nangis darah’. He.3x

Jemparing koden pun, klo tahu cara ngolahnya BISA jadi pusoko andalan, koq. 🙏🙏

Penulis : bpk Krisbudi – Langenastro
Hp/WA : 083867684151
INSTAGRAM : @AyahKRIS.JogjaArchery