Jemparingan Nusantara (2)

Rembug Jemparingan Nusantara

Jemparingan Nusantara (1)

jemparingan nusantara langenastro panahan jogjaPada sesi pertama – mas Eko (Kang Lawasan) sebagai pelontar ide silaturahmi antar paguyuban jemparingan menceritakan kegilaannya pada jemparingan hingga mimpi-mimpi besarnya tentang jemparingan hingga munculnya ide untuk membangun mimpi-mimpi ini bersama paguyuban-paguyuban jemparingan yang mulai bermunculan di berbagai daerah.
Ide ini dilontarkan dalam forum/grup komunikasi online Jemparingan Mataraman , dan bersambut baik hingga digelarnya kegiatan ini pada hari Minggu, 8 Januari 2017.

Pada kesempatan selanjut, mas Hafiz Priyotomo mencoba membagi pengalaman di dalam pengembangan dan pengelolaan komunitas Jemparingan Langenastro serta permasalahan-permasalahan yang dihadapi Jemparingan Langenastro sejak lahir hingga menginjak usianya yang ke-5.

jemparingan nusantara langenastro panahan jogja 2Sesi kedua dimulai setelah istirahat makan siang dan sholat. Dibuka dengan cerita suka duka dari perwakilan paguyuban dan lembaga di dalam berkegiatan jemparingan di daerahnya. Sesi ini juga dimanfaatkan untuk menggali ide, gagasan dan tindak lanjut pertemuan. Berbagai ide mengalir dan diskusi yang hangat mewarnai sesi kedua ini.

k

Pada akhir kegiatan seluruh peserta Rembug Jemparingan Nusantara sepakat untuk:

1) Membentuk badan atau forum komunikasi yang mewadahi paguyuban jemparingan yang ada;

2) Nama organisasi, badan atau forum komunikasi akan disepakati di pertemuan-pertemuan selanjutnya;

3) Pada kesempatan ini berhasil dibentuk tim formatur dengan susunan sebagai berikut:
….. Ketua: …..Hafiz Priyotomo
….. Anggota:
………………. – Eko Riyantoko
………………. – Joko Mursito
………………. – Budi Narwanto
………………. – Hafiedz

4) tim formatur selanjutnya akan mulai bekerja untuk menyusun anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi serta rencana kongres pertama yang rencananya akan digelar pada bulan Maret 2017;

5) segera dijadwalkan pertemuan-pertemuan selanjutnya untuk memperuncing rencana-rencana kegiatan di atas.

Mudah-mudahan apa yang sudah dilakukan dulur-dulur jemparingan hari ini menjadi awal sejarah gerakan pelestarian jemparingan yang lebih baik untuk generasi selanjutnya.

 

HOME

Jemparingan Nusantara – www.KrisBudi.com

Jemparingan Nusantara

– Berikut ini daftar pengurus Jemparingan Nusantara, periode 2017 s/d 2021 :

PENGURUS Jemparingan Nusantara (JN) PERIODE 2017 s.d 2021

Dewan Penasehat
– Unsur Kemendikbud
– Unsur Kemenpora

Dewan Pembina
1. KRT Jatiningrat
2. dr. Hasto Wardoyo, Sp OG
3. Agung Anom
4. Abah Tapa

Dewan Pengarah
1. Edy Rustopo
2. Gendro
3. Rimawan
4. Agung Sumedi

Baca juga : AWAL berdirinya Jemparingan Nusantara

Ketua Umum
Drs. SUHARSONO, SH. M.Hum.

Sekjen
Joko Mursito, S.Sn, MA.

Wasekjen
Unus Subiyantoro, M. Pd.

jemparingan nusantara piala raja hb langenastroBendahara
1. Budi Narwanto
2. Rurie Atmini

Divisi Organisasi
1. Dedy Yunanta A. W. (Ketua)
2. Al Thouvik S. AMd. (wakil)
3. Yemy Casandra
4. Ali Wafa
5. Sugeng Riadi
6. S.A. Wibowo, S.Si.

Divisi Pembinaan
1. Eko Riyantoko (Ketua)
2. Agung Susila H. S.Sn (Wakil)
3. Arif Fatoni
4. Yuli Wariyanti, S.Or.
5. Dayu Putnama
6. Heru Poerwanto

Divisi Litbang
1. Cipto P. S.Si. Apt. (Ketua)
2. Joko Panambang (Wakil)
3. Titis Priyadi B, S.Pd.
4. Dwi Harjanto
5. Rio Trianto
6. Reni Susanti
7. Endah Fitri Susanti

Divisi Sarpras
1. Hargiyanto, S.Sos (Ketua)
2. Drs. Mulyana (Wakil)
3. Purnomo
4. Oni Supardi

Divisi Humas dan IT
1. Muh. Nur Hudha (Ketua)
2. M.B. Rachmad (Wakil)
3. Widodo Slamet
4. Sholehuddin H.
5. Supyani
6. Kris Budiharjo

Divisi Hukum dan Advokasi
1. Aiptu Sabar Narimo, SH.
2. D. Yurist Heru Prabowo, SH.

.

.

HOME

 

Jemparingan Jogja

Jemparingan Jogja

gendewa panahan jemparingan langenastro Jemparingan, adalah seni panahan tradisional yg berasal dari Kasultanan Yogyakarta.

Seni memanah ini sudah ada sejak Awal pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono ke 1, dilakukan dalam posisi duduk bersila, wajib menggunakan busur gendewa dari kayu, dan limb / sayap dari bambu.

Sasaran targetnya pun bukan ring lingkaran seperti umumnya cabor panahan / menembak, melainkan jerami yg diikat seukuran tali-pramuka (3 x 30 cm), dan digantung setinggi orang dewasa -+ 160cm.

Dulunya jarak target yg sering disebut bandul / wong-wongan ini mencapai 50m, namun seiring langkanya tempat lapang untuk gladhen, sekarang rata-rata jarak target jemparingan adalah 30m saja.

baca juga : Sejarah jemparingan di Yogyakarta

sejarah jemparingan panahan tradisional busur panah

Jemparingan – Sri Paduka Paku-Alam VIII

Khusus untuk para abdi-dalem dan keluarga kraton, jemparingan dilakukan dg posisi melintang, tanpa dibidik dg mata, melainkan dg hati.

Teknik di atas oleh kalangan UMUM dikenal dg istilan : jegulan, jenthotan, atau undlup ini baru MULAI diajarkan untuk masyarakat luas mulai 16 Januari 2018.
Sebelumnya… he.3x saya sendiri dilarang utk mengikutinya.

***

Salah-satu komunitas jemparingan tertua di Jogja adalah Paseduluran Jemparingan LANGENASTRO, dimana saya menjadi salah-satu anggotanya.

Baca juga : Krisbudi jual anak panah bambu utk jemparingan

not

Toko kami membuat & jual jemparingan
Alamat showroom sederhana kami di :
JL. Suryowijayan 69A, pojok beteng-kulon, Yogyakarta 55142 (YARDEN tailor) – Telp. 0274374 327 (K)

Hub. kami SEKARANG :
pak Krisbudi – Langenastro
Hp/WA : 083867684151
INSTAGRAM : @AyahKRIS.JogjaArchery

note. Foto kami di atas, saya ambil dari sumber >> https://www.backstreetacademy.com/yogyakarta/1832/the-making-of-gendewa-traditional-javanese-archery

busur panah jemparingan langenastro krisbudi